Cara Membuat Slime untuk Anak, Ketahui Caranya Disini!

Cara Membuat Slime untuk Anak – Slime telah menjadi salah satu aktivitas bermain yang populer di kalangan anak-anak. Tekstur slime yang kenyal, lentur, dan bisa dibentuk sesuai imajinasi membuatnya menjadi permainan yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga memiliki manfaat edukatif. Bermain slime dapat membantu mengembangkan sensorik anak, meningkatkan kreativitas, dan memperkuat motorik halus melalui aktivitas menguleni dan membentuk. Tidak heran jika banyak orang tua memilih membuat slime sendiri di rumah agar lebih hemat, fleksibel, dan bisa mengontrol bahan yang digunakan.

Namun, di balik keseruannya, penting untuk memahami bahwa tidak semua bahan slime aman untuk anak. Beberapa jenis lem atau activator mungkin mengandung bahan kimia tertentu yang tidak cocok untuk kulit sensitif. Oleh karena itu, proses pemilihan bahan harus diperhatikan sebelum mulai membuat slime. Salah satu lem yang cukup terkenal dan sering disebut dalam aktivitas kerajinan adalah Lem Dextone. Banyak orang menggunakan lem ini karena mudah ditemukan dan memiliki daya rekat yang bagus. Namun, penting untuk dipahami bahwa Lem Dextone pada dasarnya bukan lem khusus untuk mainan anak. Artinya, penggunaannya untuk slime harus tetap selektif dan penuh pertimbangan, terutama jika anak memiliki alergi atau kulit sensitif.


Bahan-Bahan Dasar untuk Membuat Slime Anak

Sebelum memulai proses pembuatan slime, berikut bahan yang umumnya aman digunakan untuk anak:

  • Lem PVA atau lem putih yang aman untuk kerajinan anak

  • Air bersih secukupnya untuk mengencerkan campuran

  • Baking soda yang berfungsi sebagai bahan pengikat

  • Cairan lensa yang mengandung borax sebagai activator

  • Pewarna makanan untuk menambah warna (opsional)

  • Baby oil atau lotion untuk membuat slime lebih lembut di tangan

  • Lem Dextone (opsional, dengan pengawasan ketat)

Jika Anda penasaran dan ingin mencoba menggunakan Lem Dextone, gunakan hanya sedikit dan tidak sebagai bahan utama. Selalu cek komposisi, tanggal kedaluwarsa, tekstur, dan aromanya sebelum dipakai.


Langkah-Langkah Cara Membuat Slime untuk Anak

  1. Siapkan Wadah Khusus
    Gunakan wadah khusus yang tidak digunakan untuk makanan. Ini penting agar tidak terjadi pencampuran bahan kimia dengan peralatan makan keluarga.

  2. Campurkan Lem PVA dengan Air
    Masukkan 2-3 sendok makan lem PVA ke dalam wadah. Tambahkan sedikit air dan aduk perlahan sampai tercampur merata. Pada tahap ini, jika Anda ingin mencoba bereksperimen dengan sedikit Lem Dextone, tambahkan sedikit saja. Jangan gunakan dalam jumlah besar karena sifat rekatnya berbeda dengan lem PVA.

  3. Tambahkan Baking Soda
    Masukkan sedikit baking soda dan aduk hingga campuran mulai mengental. Baking soda membantu tekstur slime lebih stabil dan tidak terlalu cair.

  4. Masukkan Cairan Lensa Sedikit Demi Sedikit
    Cairan lensa yang mengandung borax adalah activator utama. Tambahkan tetes demi tetes sambil diaduk. Jangan menuang dalam jumlah besar—ini salah satu kesalahan yang paling sering terjadi. Jika terlalu banyak activator, slime akan menjadi keras dan tidak elastis.

  5. Tambahkan Pewarna dan Baby Oil
    Pewarna makanan memberikan tampilan menarik, sedangkan baby oil atau lotion membuat slime lembut dan tidak terlalu lengket di tangan anak.

  6. Uleni dengan Tangan
    Setelah adonan mulai menggumpal, angkat dan mulai uleni dengan tangan. Lakukan perlahan hingga mencapai tekstur yang diinginkan. Jika terlalu lengket, tambahkan baby oil; jika terlalu keras, tambahkan sedikit air.


Tips Agar Slime Tetap Aman dan Nyaman Digunakan Anak

  • Selalu awasi anak ketika membuat atau bermain slime

  • Pastikan slime tidak dimasukkan ke mulut

  • Cuci tangan anak sebelum dan sesudah bermain

  • Jangan gunakan lem yang berbau menyengat atau berubah warna

  • Jika ingin memakai Lem Dextone, lakukan tes alergi kecil di kulit terlebih dahulu

  • Simpan slime dalam wadah tertutup agar tidak cepat mengering

 

 

 

 

 

 

Baca Juga: Lem Slime untuk Anak Jangan Sampai Salah Pilih!


Bolehkah Menggunakan Lem Dextone untuk Slime?

Jawabannya adalah bisa, tapi tidak dianjurkan sebagai bahan utama untuk slime anak. Lem Dextone lebih cocok digunakan untuk proyek DIY atau kerajinan yang membutuhkan kekuatan rekat tinggi. Sementara itu, slime untuk anak lebih aman jika menggunakan lem PVA yang memang diformulasikan untuk kebutuhan umum dan kerajinan ringan. Jika ingin bereksperimen, pastikan hanya menambahkan sedikit Lem Dextone dan selalu mengawasi prosesnya. Gunakan logika keamanan sebagai prioritas, bukan sekadar ingin mendapatkan tekstur slime yang unik.


Kesimpulan

Membuat slime untuk anak adalah kegiatan sederhana namun penuh manfaat. Kegiatan ini bisa menjadi momen bonding keluarga, melatih kreativitas, dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak. Namun, hal yang tidak boleh diabaikan adalah keamanan. Tidak semua lem bisa digunakan dengan aman untuk pembuatan slime, sehingga penting memilih bahan yang tepat. Lem PVA lebih direkomendasikan untuk anak, sementara Lem Dextone dapat digunakan hanya dalam kondisi tertentu dan dengan pengawasan orang dewasa.

Pada akhirnya, yang paling penting saat membuat slime adalah memperhatikan keseimbangan antara kesenangan dan keamanan. Orang tua disarankan untuk selalu membaca label produk dan memastikan bahan yang digunakan tidak memberikan reaksi buruk pada kulit anak. Dengan mengikuti panduan di atas, Anda dapat membuat slime yang aman, menyenangkan, dan tentunya disukai anak-anak. Selamat mencoba membuat slime di rumah dan semoga aktivitas ini menjadi pengalaman berharga bagi keluarga Anda!

 

 

 

Jika Anda kebingungan mencari lem untuk berbagai kegunaan, Anda bisa menggunakan lem Dextone. Lem Dextone memiliki beragam jenis lem yang bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan. Apapun benda atau permasalahan seperti kerusakan, kebocoran dan yang lainnya.

Lem Kuning