Panduan Pakai Silicone Sealant Ketahui Cara Pakainya Disini!

Panduan Pakai Silicone Sealant – Silicone sealant merupakan salah satu material penting dalam pekerjaan konstruksi ringan, renovasi rumah, hingga perbaikan peralatan sehari-hari. Meski terlihat sederhana, penggunaan silicone sealant yang kurang tepat sering kali menyebabkan hasil yang tidak maksimal, seperti sambungan yang cepat mengelupas, tampilan tidak rapi, atau bahkan kebocoran yang kembali muncul. Oleh karena itu, memahami panduan pemakaian silicone sealant sangat penting agar fungsi dan daya tahannya benar-benar optimal.

Banyak orang mengira silicone sealant bisa langsung digunakan tanpa persiapan khusus. Padahal, proses persiapan permukaan, pemilihan jenis sealant, hingga teknik aplikasi sangat memengaruhi hasil akhir. Selain itu, silicone sealant sering digunakan bersamaan dengan bahan perekat lain, seperti Lem Dextone, terutama pada pekerjaan yang membutuhkan daya rekat kuat sekaligus perlindungan celah. Dengan panduan yang tepat, penggunaan silicone sealant dapat memberikan hasil profesional bahkan untuk pemula.


Apa Itu Silicone Sealant dan Kapan Digunakan?

Silicone sealant adalah bahan berbasis silikon yang berfungsi untuk menutup celah, sambungan, atau retakan pada berbagai jenis permukaan. Keunggulan utamanya terletak pada sifat elastis dan tahan air, sehingga cocok digunakan di area yang sering terkena kelembapan, perubahan suhu, atau getaran.

Silicone sealant biasanya digunakan pada kamar mandi, dapur, jendela, kusen pintu, akuarium, dan berbagai sambungan bangunan lainnya. Dalam beberapa kasus, sealant digunakan sebagai pelapis akhir setelah proses perekat menggunakan Lem Dextone, agar sambungan lebih kuat, rapi, dan terlindungi dari air serta debu.


Persiapan Sebelum Menggunakan Silicone Sealant

Sebelum mengaplikasikan silicone sealant, ada beberapa langkah persiapan yang tidak boleh dilewatkan. Persiapan yang baik akan membantu sealant menempel dengan sempurna dan bertahan lebih lama.

Pertama, pastikan permukaan yang akan diberi sealant dalam kondisi bersih dan kering. Bersihkan sisa debu, minyak, atau sealant lama yang masih menempel. Permukaan yang kotor akan mengurangi daya lekat sealant.

Kedua, pastikan celah atau sambungan sudah siap untuk diaplikasikan. Jika sebelumnya menggunakan Lem Dextonesebagai perekat, tunggu hingga lem benar-benar kering sebelum menambahkan silicone sealant di bagian luar sambungan.


Langkah-Langkah Panduan Pakai Silicone Sealant

Langkah pertama adalah menyiapkan alat aplikasi, biasanya berupa caulking gun. Pasang tabung silicone sealant ke dalam alat dan potong ujung nosel sesuai ukuran celah yang akan ditutup. Potongan yang terlalu besar akan membuat sealant keluar berlebihan dan sulit dirapikan.

Selanjutnya, aplikasikan silicone sealant secara perlahan dan merata di sepanjang celah. Pastikan tekanan tangan stabil agar sealant keluar dengan aliran yang konsisten. Hindari menghentikan aplikasi di tengah jalan karena dapat menyebabkan hasil tidak rata.

Setelah sealant diaplikasikan, segera ratakan permukaannya sebelum mengering. Gunakan jari yang dibasahi air sabun atau alat perata khusus. Proses ini penting untuk mendapatkan hasil yang rapi dan menutup celah secara sempurna.


Tips Agar Silicone Sealant Lebih Awet

Salah satu tips penting adalah memilih jenis silicone sealant yang sesuai dengan lokasi penggunaan. Untuk area basah seperti kamar mandi, gunakan sealant yang memiliki sifat anti jamur. Untuk area luar ruangan, pilih sealant yang tahan cuaca dan sinar matahari.

Selain itu, hindari penggunaan silicone sealant pada permukaan yang masih lembap atau berminyak. Jika perlu, kombinasikan dengan perekat kuat seperti Lem Dextone untuk memastikan material tidak bergeser sebelum sealant mengering.

 

 

 

 

Baca Juga: Cara Memakai Silicone Sealant, Ketahui dan Simak Caranya!


Kesalahan Umum Saat Menggunakan Silicone Sealant

Kesalahan yang sering terjadi adalah mengaplikasikan sealant terlalu tebal. Lapisan yang terlalu tebal tidak selalu lebih kuat dan justru membutuhkan waktu lebih lama untuk mengering. Kesalahan lain adalah tidak merapikan sealant segera setelah aplikasi, sehingga hasil terlihat berantakan.

Selain itu, banyak orang tidak menunggu waktu curing yang cukup sebelum area digunakan kembali. Silicone sealant membutuhkan waktu tertentu untuk benar-benar mengering dan mencapai kekuatan maksimal. Mengabaikan hal ini dapat menyebabkan sealant cepat rusak.


Mengombinasikan Silicone Sealant dengan Lem Dextone

Dalam banyak pekerjaan DIY dan renovasi, silicone sealant sering digunakan bersama Lem Dextone. Lem berfungsi sebagai perekat utama untuk menyatukan material, sementara sealant berfungsi menutup celah dan melindungi sambungan. Kombinasi ini sangat efektif untuk memastikan hasil yang kuat, tahan lama, dan rapi.

Pastikan urutan penggunaannya benar. Gunakan Lem Dextone terlebih dahulu, tunggu hingga mengering, lalu aplikasikan silicone sealant sebagai lapisan pelindung akhir.


Kesimpulan

Menggunakan silicone sealant dengan benar membutuhkan pemahaman dan ketelitian, mulai dari persiapan permukaan hingga teknik aplikasi. Dengan mengikuti panduan pakai silicone sealant yang tepat, Anda dapat memperoleh hasil yang rapi, kuat, dan tahan lama. Silicone sealant bukan hanya sekadar penutup celah, tetapi juga pelindung penting yang menjaga kualitas dan ketahanan sambungan.

Agar hasil lebih maksimal, penggunaan silicone sealant dapat dikombinasikan dengan perekat berkualitas seperti Lem Dextone. Dengan kombinasi yang tepat dan teknik yang benar, berbagai pekerjaan perbaikan dan renovasi dapat dilakukan secara efektif, aman, dan profesional.

 

 

Jika Anda kebingungan mencari lem untuk berbagai kegunaan, Anda bisa menggunakan lem Dextone. Lem Dextone memiliki beragam jenis lem yang bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan. Apapun benda atau permasalahan seperti kerusakan, kebocoran dan yang lainnya.

Lem Kuning