Silicone Sealant vs Lem Biasa, Ketahui Perbedaanya Disini!

Silicone Sealant vs Lem Biasa – Dalam dunia perbaikan rumah, konstruksi ringan, hingga proyek DIY, bahan perekat memegang peranan yang sangat penting. Banyak orang sering kali menganggap semua perekat memiliki fungsi yang sama, padahal kenyataannya setiap jenis perekat memiliki karakteristik, kekuatan, dan kegunaan yang berbeda. Dua jenis perekat yang paling sering dibandingkan adalah silicone sealant dan lem biasa. Keduanya sama-sama digunakan untuk menyatukan atau menutup permukaan, namun memiliki fungsi dan keunggulan yang sangat berbeda.

Kesalahan dalam memilih antara silicone sealant dan lem biasa dapat berujung pada hasil yang kurang maksimal, bahkan menyebabkan kerusakan dalam jangka panjang. Misalnya, penggunaan lem biasa pada area lembap bisa membuat rekatannya cepat lepas, sementara penggunaan silicone sealant pada kebutuhan struktural bisa kurang kuat. Oleh karena itu, memahami perbedaan silicone sealant vs lem biasa menjadi hal yang penting, terutama bagi Anda yang sering melakukan perbaikan atau pekerjaan kerajinan. Termasuk di dalamnya memahami kapan harus menggunakan lem berkualitas seperti lem Dextone dan kapan sebaiknya memilih silicone sealant.


Apa Itu Silicone Sealant?

Silicone sealant adalah bahan perekat elastis berbahan dasar silikon yang berfungsi utama sebagai penutup celah dan pelindung dari air, udara, serta debu. Setelah diaplikasikan dan mengering, silicone sealant membentuk lapisan fleksibel seperti karet yang tetap elastis meskipun terkena perubahan suhu.

Silicone sealant banyak digunakan di area kamar mandi, dapur, jendela, kaca, wastafel, hingga sambungan keramik. Keunggulan utamanya terletak pada ketahanan terhadap air, panas, dan kelembapan tinggi. Selain itu, silicone sealant tidak mudah retak atau mengelupas meskipun digunakan dalam jangka waktu lama.


Apa yang Dimaksud dengan Lem Biasa?

Lem biasa adalah istilah umum untuk berbagai jenis perekat seperti lem PVA, lem kayu, lem serbaguna, hingga lem epoxy. Lem jenis ini bekerja dengan cara merekatkan dua permukaan secara kuat dan cenderung mengeras setelah kering. Lem biasa lebih fokus pada kekuatan ikatan dibandingkan fleksibilitas.

Dalam kategori ini, terdapat produk-produk populer seperti lem Dextone, yang dikenal memiliki daya rekat kuat dan sering digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari kerajinan, perbaikan rumah, hingga pekerjaan industri ringan. Lem biasa sangat cocok untuk menyambung material seperti kayu, plastik, logam, atau keramik, tergantung jenis lem yang digunakan.


Perbedaan Fungsi Silicone Sealant dan Lem Biasa

Perbedaan paling mendasar antara silicone sealant dan lem biasa terletak pada tujuan penggunaannya. Silicone sealant berfungsi sebagai penutup dan pelindung, sedangkan lem biasa berfungsi sebagai perekat struktural.

Silicone sealant ideal digunakan untuk:

  • Menutup celah atau sambungan

  • Area yang sering terkena air

  • Permukaan yang membutuhkan elastisitas

  • Aplikasi jangka panjang di lingkungan lembap

Sementara itu, lem biasa lebih cocok untuk:

  • Merekatkan dua benda secara permanen

  • Menyambung material keras

  • Proyek DIY dan kerajinan

  • Perbaikan struktural ringan

Dalam konteks ini, lem Dextone sering menjadi pilihan ketika dibutuhkan daya rekat kuat dan cepat kering, namun tetap harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan penggunaan.


Perbedaan Daya Rekat dan Fleksibilitas

Silicone sealant memiliki daya rekat yang cukup baik, tetapi bukan yang terkuat. Keunggulannya justru terletak pada fleksibilitas. Sealant mampu mengikuti pergerakan material akibat perubahan suhu atau getaran tanpa kehilangan daya tutupnya.

Sebaliknya, lem biasa seperti lem Dextone unggul dalam kekuatan rekat. Setelah mengering, lem akan mengeras dan membentuk ikatan kuat. Namun, sifatnya yang kaku membuatnya kurang cocok untuk area yang sering bergerak atau mengalami pemuaian.


Ketahanan Terhadap Air dan Suhu

Silicone sealant sangat tahan terhadap air, uap, dan suhu ekstrem. Inilah alasan mengapa bahan ini banyak digunakan di kamar mandi dan dapur. Bahkan setelah bertahun-tahun, sealant tetap elastis dan tidak mudah rusak.

Lem biasa memiliki tingkat ketahanan yang bervariasi. Beberapa jenis lem tidak tahan air dan mudah rusak jika terkena kelembapan terus-menerus. Meski demikian, produk tertentu seperti lem Dextone memiliki varian yang lebih tahan terhadap kondisi lingkungan tertentu, asalkan digunakan sesuai petunjuk.

Kemudahan Aplikasi dan Perawatan

Silicone sealant biasanya diaplikasikan menggunakan sealant gun dan membutuhkan teknik khusus agar hasilnya rapi. Selain itu, proses pembersihan sisa sealant cukup sulit jika sudah mengering.

Lem biasa lebih mudah diaplikasikan dan fleksibel penggunaannya. Untuk proyek kecil atau perbaikan cepat, lem seperti lem Dextone sering menjadi pilihan karena praktis dan tidak memerlukan alat khusus.

 

 

 

 

Baca Juga: Manfaat Silicone Sealant, Ketahui dan Simak Manfaatnya


Mana yang Lebih Tepat untuk Digunakan?

Pemilihan antara silicone sealant dan lem biasa sangat bergantung pada kebutuhan. Jika tujuan Anda adalah menutup celah, mencegah kebocoran, dan menghadapi kondisi lembap, maka silicone sealant adalah pilihan terbaik. Namun, jika Anda membutuhkan daya rekat kuat untuk menyatukan dua benda, lem biasa jauh lebih efektif.

Dalam banyak kasus, kombinasi keduanya justru memberikan hasil terbaik. Silicone sealant digunakan untuk perlindungan dan finishing, sementara lem biasa seperti lem Dextone digunakan untuk memastikan kekuatan struktur.


Kesimpulan

Perbandingan silicone sealant vs lem biasa menunjukkan bahwa keduanya memiliki fungsi yang sangat berbeda dan tidak bisa saling menggantikan sepenuhnya. Silicone sealant unggul dalam hal fleksibilitas dan ketahanan terhadap air, sedangkan lem biasa lebih menonjol dalam kekuatan rekat dan kepraktisan penggunaan. Memahami karakteristik ini akan membantu Anda menghindari kesalahan dalam memilih bahan perekat.

Pada akhirnya, pemilihan perekat harus disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan kondisi lingkungan. Untuk kebutuhan rekat yang kuat dan serbaguna, lem Dextone dapat menjadi pilihan yang tepat. Sementara itu, untuk area yang membutuhkan perlindungan dari air dan celah, silicone sealant adalah solusi yang lebih ideal. Dengan pemahaman yang tepat, hasil pekerjaan akan lebih awet, rapi, dan sesuai harapan.

 

 

 

Jika Anda kebingungan mencari lem untuk berbagai kegunaan, Anda bisa menggunakan lem Dextone. Lem Dextone memiliki beragam jenis lem yang bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan. Apapun benda atau permasalahan seperti kerusakan, kebocoran dan yang lainnya.

Lem Kuning