Tips Lem Silicone Sealant – Lem silicone sealant merupakan salah satu material yang sering digunakan dalam berbagai kebutuhan perbaikan dan konstruksi, baik skala kecil maupun besar. Mulai dari menutup celah kamar mandi, menyegel kaca jendela, hingga melindungi sambungan dapur, silicone sealant dikenal karena sifatnya yang fleksibel, tahan air, dan mampu bertahan dalam kondisi ekstrem. Meski terlihat mudah digunakan, hasil akhir pemakaian silicone sealant sangat bergantung pada teknik dan persiapan yang tepat.
Banyak orang mengeluhkan hasil sealant yang cepat mengelupas, tidak rapi, atau bahkan bocor kembali setelah beberapa waktu. Masalah ini umumnya bukan karena kualitas produknya, melainkan kesalahan dalam cara penggunaan. Oleh karena itu, memahami tips penggunaan lem silicone sealant menjadi hal yang penting agar pekerjaan lebih efisien, rapi, dan tahan lama. Dalam praktiknya, silicone sealant juga sering digunakan bersamaan dengan perekat lain seperti Lem Dextone, terutama untuk kebutuhan rekat yang membutuhkan kekuatan ekstra sebelum disegel.
Kenali Fungsi Lem Silicone Sealant dengan Benar
Sebelum membahas tips penggunaannya, penting untuk memahami fungsi utama lem silicone sealant. Berbeda dengan lem biasa yang berfungsi menyatukan dua benda secara permanen, silicone sealant lebih berperan sebagai penutup celah dan pelindung sambungan. Sealant akan tetap elastis setelah mengering, sehingga mampu mengikuti pergerakan material tanpa mudah retak.
Karena fungsinya berbeda, silicone sealant sering dikombinasikan dengan perekat kuat seperti Lem Dextone. Lem digunakan untuk merekatkan material, sementara sealant diaplikasikan sebagai lapisan akhir untuk mencegah air, debu, dan udara masuk ke dalam celah.
Tips Memilih Lem Silicone Sealant yang Tepat
Langkah pertama agar hasil maksimal adalah memilih jenis silicone sealant yang sesuai. Pastikan sealant yang digunakan cocok untuk area aplikasi, apakah area basah seperti kamar mandi atau area kering seperti jendela dan kusen. Untuk area lembap, pilih silicone sealant yang memiliki fitur anti jamur.
Selain itu, perhatikan juga kompatibilitas sealant dengan material yang akan digunakan. Beberapa sealant tidak cocok untuk jenis logam tertentu. Jika sebelumnya Anda menggunakan Lem Dextone sebagai perekat utama, pastikan sealant yang dipilih aman digunakan pada material tersebut.
Persiapan Permukaan Sebelum Aplikasi
Salah satu kesalahan paling umum dalam penggunaan silicone sealant adalah mengabaikan tahap persiapan permukaan. Padahal, permukaan yang kotor atau lembap dapat menyebabkan sealant tidak menempel sempurna.
Bersihkan area yang akan diaplikasikan dari debu, minyak, dan sisa lem lama. Gunakan kain kering atau cairan pembersih ringan, lalu pastikan permukaan benar-benar kering. Jika sebelumnya Anda menggunakan Lem Dextone, pastikan lem sudah mengering sepenuhnya sebelum melapisinya dengan silicone sealant.
Gunakan Alat yang Tepat untuk Hasil Rapi
Penggunaan alat yang tepat sangat berpengaruh pada hasil akhir. Silicone sealant sebaiknya diaplikasikan menggunakan caulking gun agar aliran sealant lebih terkontrol. Potong ujung nozzle dengan sudut yang sesuai ukuran celah agar sealant keluar secara merata.
Aplikasikan sealant secara perlahan dan konsisten. Hindari menekan terlalu keras karena dapat membuat sealant berlebihan dan sulit dirapikan. Setelah diaplikasikan, ratakan permukaan sealant menggunakan alat perata atau jari yang dibasahi sedikit air sabun.
Tips Aplikasi Lem Silicone Sealant agar Tidak Berantakan
Untuk mendapatkan hasil yang rapi, gunakan masking tape di sisi kiri dan kanan celah sebelum aplikasi. Teknik ini membantu membatasi area sealant agar tidak melebar ke permukaan lain. Setelah sealant diratakan, lepaskan tape sebelum sealant mengering.
Teknik sederhana ini sering digunakan oleh profesional dan sangat efektif, terutama jika Anda mengombinasikan penggunaan silicone sealant dengan Lem Dextone pada proyek DIY atau renovasi rumah.
Perhatikan Waktu Pengeringan
Setelah aplikasi, biarkan silicone sealant mengering sesuai waktu yang dianjurkan pada kemasan. Hindari menyentuh atau terkena air selama proses pengeringan berlangsung. Pengeringan yang tidak sempurna dapat mengurangi daya tahan sealant dan menyebabkan kebocoran di kemudian hari.
Jika sealant digunakan di area yang juga menggunakan Lem Dextone, pastikan kedua bahan memiliki waktu curing yang cukup sebelum area tersebut digunakan kembali.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain mengaplikasikan sealant di permukaan basah, menggunakan terlalu banyak sealant, dan tidak meratakan hasil aplikasi. Kesalahan ini membuat hasil terlihat tidak rapi dan mengurangi fungsi perlindungan sealant.
Selain itu, jangan menggunakan silicone sealant sebagai pengganti lem untuk kebutuhan rekat berat. Untuk kebutuhan tersebut, gunakan Lem Dextone sebagai perekat utama, lalu lapisi dengan silicone sealant sebagai perlindungan tambahan.
Baca Juga: Tipe Silicone Sealant, Ketahui Tipe dan Lainnya Disini!
Perawatan Setelah Menggunakan Silicone Sealant
Setelah sealant mengering sempurna, perawatan yang tepat akan memperpanjang umur pakainya. Bersihkan area sealant secara berkala dan hindari penggunaan bahan pembersih keras yang dapat merusak lapisan sealant. Jika terlihat retak atau mengelupas, segera lakukan perbaikan agar masalah tidak semakin besar.
Kesimpulan
Penggunaan lem silicone sealant yang tepat dapat memberikan hasil yang rapi, kuat, dan tahan lama. Mulai dari pemilihan jenis sealant, persiapan permukaan, hingga teknik aplikasi, semuanya berperan penting dalam menentukan kualitas hasil akhir. Dengan mengikuti tips yang benar, risiko kebocoran, retakan, dan sealant yang cepat rusak dapat diminimalkan.
Agar hasil semakin optimal, penggunaan silicone sealant dapat dikombinasikan dengan perekat kuat seperti Lem Dextonesesuai kebutuhan. Lem berfungsi sebagai pengikat utama, sementara sealant memberikan perlindungan tambahan. Dengan pemahaman dan teknik yang tepat, pekerjaan perbaikan maupun renovasi dapat dilakukan secara lebih profesional dan efisien.
Jika Anda kebingungan mencari lem untuk berbagai kegunaan, Anda bisa menggunakan lem Dextone. Lem Dextone memiliki beragam jenis lem yang bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan. Apapun benda atau permasalahan seperti kerusakan, kebocoran dan yang lainnya.

