Ini Dia Cara Mengelem Akrilik Dengan Mudah!

cara mengelem akrilik

Cara Mengelem Akrilik –  Bahan perekat atau lem memang sangat dibutuhkan dalam keseharian. Karena, lem memiliki fungsi untuk merekatkan barang yang pecah atau bisa juga untuk mengisi celah kebocoran.

Lem sendiri mempunyai beragam jenis yang berbeda tergantung dari bahan penbuatannya dan fungsinya. Jadi, lem bisa digunakan pada material seperti kayu, kaca, keramik, plastik, akrilik dan yang lainnya.

Dalam ulasan berikut ini kami akan membahas mengenai cara mengelem akrilik yang benar, agar lem dapat merekat dengan sempurna. Berikut ini adalah caranya.

Mengelem Akrilik Menggunakan Lem Apa

Sebelum memasuki penbahasan mengenai cara mengelem akrilik. Anda harus mengetahui terlebih dahulu harus menggunakan lem apa. Mengelem akrilik biasanya dilakukan dengan menggunakan lem sealant akrilik dari Dextone yang memang dirancang khusus untuk merekatkan bahan akrilik.

Perlu diingat bahwa penggunaan lem akrilik ini harus dilakukan dengan hati-hati dan Anda harus memperhatikan petunjuk penggunaan pada kemasan. Selain itu, pastikan untuk melakukan proses perekatan di tempat yang cukup ventilasi agar lebih aman.

Cara Mengelem Akrilik

Akrilik adalah bahan sintetis yang mudah diolah dan cocok untuk berbagai kebutuhan seperti pembuatan display, perhiasan, dan ornamen. Salah satu cara untuk mengolah akrilik adalah dengan menggunakan teknik mengelem akrilik. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengelem akrilik:

 

 

Persiapan Bahan dan Peralatan

Pastikan Anda memiliki bahan-bahan dan peralatan yang diperlukan seperti akrilik yang ingin digabungkan, perekat akrilik, alat pengukur, cutter, kertas amplas, tisu, dan juga kain bersih.

Persiapan Permukaan dan Pembersihan

Pastikan permukaan akrilik yang akan digabungkan sudah dibersihkan dan juga kering, bebas dari debu, minyak, atau kotoran lainnya. Gunakan kertas amplas halus untuk membersihkan permukaan secara lembut.

Penentuan Ukuran

Tentukan ukuran dan juga bentuk yang diinginkan. Pastikan ukuran dan bentuk tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan Anda.

Potong Akrilik

Anda bisa menggunakan cutter untuk memotong akrilik dengan ukuran dan bentuk yang sudah ditentukan. Pastikan potongan akrilik tersebut tepat dan presisi.

 

Baca Juga: Jangan Sampai Salah Pilih Yuk Kenali Jenis Lem Sealant dan Fungsinya!

 

 

 

Aplikasi Lem Akrilik

Setelah permukaan akrilik dibersihkan dan juga akrilik dipotong dengan sesuai ukuran, aplikasikan perekat akrilik secara merata pada permukaan akrilik yang akan digabungkan.

Menempelkan Akrilik

Tempelkan akrilik yang sudah dipotong dengan hati-hati, pada permukaan akrilik yang sudah diberi perekat. Pastikan kedua permukaan akrilik saling bertemu dan rapat serta presisi.

Tekanan dan Penjepitan

Sesudah akrilik berhasil digabungkan, berikan tekanan pada bagian yang digabungkan selama beberapa menit. Gunakan kain bersih atau tisu untuk membersihkan sisa lem yang muncul. Kemudian, jepit akrilik tersebut dengan kuat selama beberapa jam sampai lem benar-benar kering.

Pengeleman Tambahan

Tahapan ini bukanlah tahapan wajib atau diperlukan, jika sudah merekat dengan sempurna Anda bisa melewati baguan ini. Anda bisa gunakan perekat akrilik tambahan di bagian yang ingin digabungkan untuk menambah kekuatan dan ketahanan.

Pastikan Anda mengikuti setiap langkah dengan teliti dan juga hati-hati supaya hasilnya maksimal dan tahan lama.

Cara Menyimpan Lem Akrilik

Agar kualitas lem tetap baik dan tahan lama, ada cara penyimpanan lem akrilik yang perlu Anda perhatikan dengan baik. Berikut adalah cara menyimpan lem akrilik:

Simpan pada suhu kamar

Lem akrilik sebaiknya disimpan pada suhu kamar, yaitu suhu antara 15-25°C. Hindari menyimpannya pada suhu yang terlalu rendah atau terlalu tinggi, karena suhu yang tidak tepat dapat mempengaruhi kualitas dan daya rekat lem.

Jauhkan dari sinar matahari langsung

Hindari menyimpan lem akrilik di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Sinar matahari dapat mempercepat proses pengeringan dan mengurangi daya rekat lem.

Simpan dalam wadah yang tertutup rapat

Simpan lem akrilik dalam wadah yang tertutup rapat agar terhindar dari paparan udara dan kelembaban yang berlebih. Jangan biarkan wadah terbuka terlalu lama saat mengambil lem, karena udara dan kelembaban dapat mempengaruhi kualitas lem.

Jauhkan dari sumber panas

Hindari menyimpan lem akrilik di dekat sumber panas seperti oven atau tungku, karena suhu yang terlalu tinggi dapat merusak kualitas lem.

Hindari menyimpan lem akrilik dalam waktu yang terlalu lama Meskipun lem akrilik dapat bertahan selama beberapa tahun jika disimpan dengan benar, namun sebaiknya jangan menyimpannya terlalu lama. Setelah beberapa tahun, kualitas dan daya rekat lem mungkin akan menurun, sehingga mungkin tidak cocok untuk digunakan lagi.

Dengan menyimpan lem akrilik dengan baik dan benar, Anda bisa memastikan kualitas lem tetap terjaga dan siap digunakan setiap saat.

Untuk hasil pengeleman yang melekat sempurna, tentunya juga harus menggunakan lem yang berkualitas. Anda bisa menggunakan lem sealant akrilik yang berkualitas dari Dextone. Tidak hanya lem akrilik saja yang berkualitas, Anda juga bisa gunakan lem berkualitas lainnta seperti lem silicone sealant, lem epoxy dan lainnya.

Lem Kuning